Kalo kamu pikir langit itu biru (cerah penuh awan), kamu hanya melihatnya sedikit. Langit itu pekat dan gelap, dan bagiku indah. Langit itu luas menebas jarak, dan bagiku mengagumkan. E.H

Saturday, January 11, 2014

Pahala Moal Pahili

Pahala moal pahili (red: pahala tidak akan tertukar) sebenernya cuma mau share aja sih, apa makna dibalik kata ikhlas, dll.


Ada orang bekerja keras dengan mengorbankan begitu banyak harta dan dana, lalu ia lupakan semua itu dan tak pernah mengenangnya lagi. Ada orang beramal besar dan selalu mengingat-ingatnya, bahkan sebagian menyebut-nyebutnya. Ada orang beramal sedikit dan mengklaim amalnya sangat banyak. Dan ada orang yang sama sekali tak pernah beramal, lalu merasa banyak amal dan menyalahkan orang yang beramal, karena kekurangan atau ketidak-sesuaian amal mereka dengan lamunan pribadinya, atau tidak mau kalah dan tertinggal di belakang para pejuang.

Mereka telah menukar kerja dengan kata. Dimana kau letakkan dirimu?

Hehe, jleb yah Quote di atas adalah kata-kata dari Ustad. Rahmat Abdullah..

Nah, terkadang kita mungkin sering merasa kalo apa yang kita lakukan itu sudah yang paling benar, dan menganggap orang lain itu sedikit amalnya.. “Iih, apaan sih dia kaya yang udah bener aja blablabla” H-E-L-L-O~ Hello itu adalah pemikiran dari orang yang sebenernya juga NOL dalam praktek.. Kenapa? Karena dengan seseorang itu menganggap remeh orang lain, tanpa sengaja sebenernya dia sendiri juga merasa “iri” atas apa yang orang lain kerjakan itu..

Dan kita juga harus hati-hati loh dengan lisan, karena bisa jadi apa yang kita ucapkan itu jadi doa, kullu kalam addu’a.. Apa yang kita nyinyirin ke orang lain juga bisa saja terjadi pada diri kita.. Jadi yuuk kita hati-hati sama apa yang kita ucapkan -terutama saat kita sedang marah- makanya kan banyak hadits atau ayat dalam Al-Quran tentang menjaga lisan, berkata yang baik atau diam..


Dari Abu Ad-Darda’ dia berkata: Rasulullah -shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda: “Tidak ada seorang muslim pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, “Dan bagimu juga kebaikan yang sama.” (HR. Muslim no. 4912)

Yaa, bisa jadi kan kalo kita mendoakan orang lain jelek juga diaamiinkan?? Wallahu’alam sih, hadits tersebut menjelaskan tentang doa baik.. Nanti kita cari tahu lagi tentang seseorang yang mendoakan buruk kepada orang lain ..

Back to topic, jadi mentemen kalau kita berbuat baik (tentunya dengan ilmu) lalu masih ada orang yang menganggap kita so alim atau so tau atau bahkan juga menyalahkan apa yang kita perbuat, yuk kita dengarkan dulu apa yang mereka katakan, kita koreksi manakala memang kita lalai.. Ibaratnya tuh orang lain mau ngasih tau “tuh, di belakang kamu ada uler” masa kita mesti marah-marah sama orang yang ngasih tau?? -walaupun misal kata-katanya nyakitiiin bangeeet-.. Toh pahala tidak akan tertukar, bukan? Mana orang yang benar-benar niatnya ingin “memberi tahu” dan mana orang-orang yang demennya nyakitin hatii juga mungkin berbeda ..

Juga buat orang-orang yang suka marah, keselan yuuuk kurang-kurangin.. Jangan sampai karena kebencian kita terhadap seseorang jadi menutup mata kita dari kebaikan-kebaikan yang orang lain lakukan.. Duh apalagi sampai memfitnah, naudzubillah jangan sampai yaa kita begitu..

Mari sama-sama belajar, sama-sama belajar ikhlas dengan kebaikan apapun yang kita lakukan.. Ingat-ingat kembali apa sih niat kita untuk kebaikan itu? Memang hanya untuk Allah kah? Atau minta diperhatikan orang lain? Ingat-ingat kembali saat kita ingin mengoreksi orang lain, niat kita memang karena sayang kepada mereka? Atau hanya ingin menjatuhkan dan memuaskan hati yang membenci?

Hayuuk kita koreksi sama-sama dan memaafkan, karena pahala moal pahili.. Kumaha niat :) [karena pahala tidak akan tertukar.. Gimana niat.red]

Bhaaay shaaaaaaayy,



Salaam,

No comments:

Post a Comment

terimakasih untuk selalu berkomentar baik ;)

Large Grey Polka Dot Pointer