Kalo kamu pikir langit itu biru (cerah penuh awan), kamu hanya melihatnya sedikit. Langit itu pekat dan gelap, dan bagiku indah. Langit itu luas menebas jarak, dan bagiku mengagumkan. E.H

Friday, May 3, 2013

tidak lebih baik

celaka! celaka! bagi orang-orang yang saling membenci, mengolok-olok, dan berprasangka buruk kepada orang yang tidak disukainya..

“Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allahsupaya kamu mendapat nikmat.” QS. Al Hujurat: 10

seringkali kita lupa, lupa bahwa orang yang tidak kita senangi itu adalah saudara kita.. saudaraku, rasa benci akibat perbuatan orang lain terhadap kita bahkan membuat kita lebih jahat dari apa yang mereka perbuat kepada kita. semestinya kita menyadari, seburuk apapun yang ia lakukan, semenyakitkan apapun yang ia perbuat terhadap kita, bukan berarti kita mengiyakan ajakan setan untuk membenci dalam-dalam saudara kita sendiri.
kita harus menyadari bahwa seseorang bersikap demikian karena sesuatu hal, entah itu banyak beban atau ada suatu perbuatan kita yang kurang mengenakkan bagi dia.. saya rasa tidak perlu juga menyimpan “dendam” terlalu lama, apalagi kita tahu kalo kita tidak boleh bermusuhan lebih dari 3 hari
[Dari Anas bin Malik ra berkata bahwa Raslullah SAW bersabda, “Janganlah kalian saling memutuskan hubungan, jangan saling membelakangi, jangan saling bermusuhan, jangan saling hasud. Jadilah hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak halal bagi seorang muslim untuk tidak bertegur sapa dengan saudaranya di atas tiga hari. (HR Muttafaq ‘alaihi)].

apasalahnya kita meminta maaf terlebih dulu :) atau jika kita adalah orang yang tersakiti, bukannya lebih baik jika kita memaafkan sebelum saudara kita meminta maaf pada kita
[…dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. An Nuur, 24:22)].
“Hai orang-orang yang beriman,janganlah suatu kaum mengolok-olok suatu kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman, dan barang siapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” QS. Al Hujurat: 11

ini yang biasanya terjadi ketika kita membenci orang lain, mengolok-olok setiap perbuatannya, mengomentari, memanggil dengan sebutan yang buruk. padahal belum tentu kita lebih baik dari mereka yang kita olok-olok, kan? belum tentu amalan kita lebih banyak dari mereka, kan? hanya Allah yang tahu mana hamba-Nya yang paling bertaqwa. malu ga sih kalo kita tau ternyata kita itu ga lebih baik dari orang yang kita olok-olok???

ada baiknya kita perhatikan cela-cela dalam diri kita :) lihaat, ternyata masih banyak boroknya ya? sudah diri kita ini masih “sakit” jika ditambah dengan menjelek-jelekkan orang lain akan bertambah parah, tambah bernanah, menjijikkan!

sibukkan diri kita ini dengan melihat keburukan kita sendiri, cari, teruus carii, kemudian mohon ampun, usahakan untuk tidak mengulanginya lagi, harus! pasti bisa :)

dengan kita sibuk memikirkan keburukan kita sendiri, tidak akan ada waktu untuk mencari-cari keburukan orang lain, kemudian mengolok-olok mereka..
“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjingkan sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.” QS. Al Hujurat: 12

yaa, satu hal lagi yang terkadang kita lakukan saat kita membenci orang lain, kita seringkali berprasangka buruk terhadap mereka. begitu sulitnya untuk berprasangka baik, meski Rasulullah meminta umatnya untuk mencari dulu 40 alasan berprasangka baik, sebelum menyimpan satu prasangka buruk??

emh, sulit ya rasanya harus berprasangka baik pada orang yang kita tau bersikap buruk terhadap kita? :” tapi bisaaa, mungkin kita belum mengenal dia lebih dekat, mungkin dia berbuat demikian karena kesalahpahaman kepada kita, dll..

dan ketika kita benci, biasanya senang sekali mencari celah-celah kesalahan.. diperhatikan sampai sedetil-detilnya, sampai-sampai kita tidak menyadari kalo kita ini sudah jadi “follower” dia? aduuuh, masa sih dia ngupil aja kita mesti tau, biar kita tau letak kesalahan dia gitu? yang kemudiaan dibuat “hot topic” obrolan ga jelas.. jangan deh ya,, asyik bener ngomongin orang, tapi sebenernya dia lagi makan bangkai saudaranya sendiri… :-|

okay, tulisan ini hanya sebagai pengingat saudaraku sekalian, sekaligus cambuk bagi diri saya sendiri yang mungkin tidak lebih baik dari para pembaca sekalian..

mohon maafkan kesalahan yang disengaja atau tidak disengaja, mari jaga hati kita dari rasa benci yang berlebihan, yang justru membuat kita jauh dari pengampunan Allah..

wallahu’alam, terimakasih telah berbagi inspirasi..

salaam,

No comments:

Post a Comment

terimakasih untuk selalu berkomentar baik ;)

Large Grey Polka Dot Pointer